Galeri
RESEPSI DIPLOMATIK KBRI RIYADH 2016

RKA Bali 2016

Ujian Paket C 2016

Pramuka Indonesia

Universitas Terbuka Riyadh

Gamelan Show Kyai Ahmad

Upacara Hari Pahlawan di SIR


Resepsi Diplomatik Peringatan 70 Tahun Kemerdekaan RI

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015

Gamelan Kyai Ahmad kembali ditabuh oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan

GALERI sebelumnya

Peringatan 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia di KBRI Riyadh
Peserta Didik Indonesia di Luar Negeri Ikuti UN 2016
21 Mar : 19:25  by Administrator
Seluruh peserta didik Indonesia yang tersebar di luar negeri akan turut mengikuti Ujian Nasional 2016, menyesuaikan masing-masing satuan pendidikan. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kapuspendik Kemendikbud) Nizam saat konferensi pers Penyelenggaraan Ujian Nasional 2016 pada Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2016, di Sawangan, Senin (22/2/2016).
“Penyelenggaran UN juga berlangsung di luar negeri. Biasanya UN di luar negeri diselenggarakan di kantong- kantong Tenaga Kerja Indonesia (TKI) seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darrussalam, Saudi Arabia, Hongkong, Korea,” ujar Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kapuspendik) Kemendikbud Nizam.
UN di luar negeri berlangsung di dua jenis satuan pendidikan, yaitu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN), dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar di Luar Negeri (PKBM).
SILN merupakan sekolah yang ditujukan bagi anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri dengan sistem pengajaran, dan kurikulum yang berlaku di Indonesia. Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (Ses BSNP) Bambang Suryadi mengungkapkan, pada satuan pendidikan SILN, UN berlangsung di 13 sekolah yang tersebar di negara yang terdapat atase pendidikan dan kebudayaan Indonesia.
Pada PKBM, UN ditujukan bagi peserta didik yang mengikuti pendidikan kesetaraan paket A dan paket B. Bambang Suryadi mengatakan pelaksanaan UN kesetaraan berlangsung di Hongkong, Malaysia, Jeddah, Riyadh.
Secara khusus, PKBM di Taiwan mengajukan dispensasi jadwal penyelenggaraan UN, yaitu tanggal 23 s.d. 24 April 2016. Pengajuan dispensasi berkaitan dengan kesiapan waktu dari para peserta PKBM. “Ada dua PKBM di Taiwan yang mengikuti UN dengan jumlah peserta ujian 200-an orang,” jelas Bambang.
Menurut Bambang, jadwal pelaksanaan UN bagi negara lain akan tetap mengikuti jadwal ujian sesuai Prosedur Standar Operasional UN, yaitu 4 s.d. 7 April 2016.
Terkait metode penyelenggaraan, Kapuspendik Nizam mengungkapkan akan menyesuaikan kondisi, dan kesiapan sekolah dan PKBM. “Kalau dari pusat, kami siap melayani UN berbasis kertas, maupun berbasis komputer,” jelasnya.
Menurut Nizam, sebanyak tiga SILN akan mengikuti UN berbasis komputer, yaitu Singapura, Malaysia, dan Jeddah. “Jumlahnya, sekitar di bawah 100 orang,” ujar Nizam.
Sebagai informasi, UN menggunakan dua metode. Pertama, UN berbasis kertas yaitu sistem ujian yang digunakan di dalam UN yang menggunakan naskah soal dan lembar jawaban UN berbasis kertas. Jadwal UN berbasis kertas adalah tanggal 4 s.d. 6 April 2016 untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat, 4 s.d. 7 April untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan, 9 s.d. 12 Mei 2016 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama/Sederajat, 9 s.d. 11 Mei 2016 untuk jenjang Paket B/Wustha.
Kedua, UN berbasis komputer merupakan sistem ujian yang digunakan dalam UN dengan menggunakan sistem komputer. Jadwal UN berbasis komputer berlangsung sama dengan UN berbasis kertas namun berakhir berbeda karena peserta didik dapat melaksanakan ujian di dalam sehari. Sehingga, jadwal UN berbasis komputer yaitu 4 s.d. 7 April 2016 dan 11 s.d. 12 April 2016 untuk jenjang SMA/sederajat. Kemudian, tanggal 4 s.d. 7 April 2016 untuk jenjang SMK/sederajat, 9 s.d. 12 Mei 2016 untuk jenjang SMP/sederajat.

You must be logged in to make comments on this site - please log in, or if you are not registered click here to signup
Peluang
Kegiatan
Ikuti Kami
Statistik Pengunjung
Flag Counter
Tautan Afiliasi