Galeri
Kunjungan ke Idarah Taklim makkah di KSA 2018

Peninjauan pelaksanaan UNBK SILN di KSA 2018

kegiatan Atdikbud bersama Mhasiswa 2018

Kunjungan Atdikbud ke Kementerian Pendidikan Arab Saudi 2018

Ujian Paket C 2016

Universitas Terbuka Riyadh

Gamelan Show Kyai Ahmad

Upacara Hari Pahlawan di SIR

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015

Gamelan Kyai Ahmad kembali ditabuh oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan
DARMASISWA Scholarship program in Indonesia 2019
04 Mar : 13:16  by Administrator
SCHEDULES
  1. Online registration - 1 Januari 2019 until 1 March 2019

  2. Interview at related Indonesian Embassy/Indonesian Consulate General - 4 March 2019 until 15 March 2019

  3. Selection by the University (online) - 18 March 2019 until 3 April 2019

  4. Announcement - 10 April 2019

  5. Attendance confirmation - 10 April 2019 until 30 April 2019

  6. Final Announcement - 6 May 2019

  7. Flight itinerary confirmation - 7 May 2019 until 1 August 2019

  8. Arrival at Jakarta, Indonesia - 28 August 2019

  9. Orientation program at Jakarta, Indonesia - 29 until 30 August 2019


This schedule may change any time



QUALIFICATIONS OF STUDENTS
Each student has to fulfill these requirements as the follows:

  1. Preferably Student

  2. Completed secondary education or its equivalent

  3. Minimum age 17 years and Not older than 35 years of age

  4. Able to communicate in English and additional Bahasa Indonesia, Proven by English Language
  5. Proficiency Certificate : TOEFL/TOEIC/IELTS or OTHER CERTIFICATE if applicable (Language certificate is not a mandatory)

  6. In good health as proven by Medical Certificate (medical checkup result)

  7. Unmarried

  8. Have basic knowledge of the field you're applying



REQUIRED DOCUMENTS

  1. Curriculum vitae/resume

  2. Medical certificate

  3. Passport valid at least 18 months from time of arrival in Indonesia

  4. Recommendation Letter From Education Institution / Professional Institution on official letterhead and signature (in English)

  5. Last academic transcript and certificates (in English)

  6. Language certificate (if applicable)

  7. Other certificates that related to the field you're applying (if applicable)

  8. Writing essay about purpose of study (in english or bahasa Indonesia maximum 500 words)

Indonesia menjadi Tamu Kehormatan di Festival Janadriyah ke 33 di Riyadh KSA
04 Mar : 12:19  by Administrator
Festival Janadriyah merupakan acara budaya terbesar di Arab Saudi, diselenggarakan setiap tahun oleh Garda Nasional Saudi sejak tahun 1985.

Festival yang terbesar di Teluk ini, mendatangkan jutaan pengunjung dari berbagai wilayah di Teluk setiap tahunnya. Festival ditiadakan pada tahun 2015, dalam rangkaian duta cita atas wafatnya Raja Abdullah.

Pada Janadriyah tahun 2017, lebih dari 3 juta pengunjung dari berbagai wilayah di Arab Saudi dan Negara-negara Teluk datang ke festival ini. Kampung Janadriyah, terletak 40 km dari pusat Kota Riyadh, dibangun khusus untuk menjadi tuan rumah festival ini.

Diantara kegiatan yang ditampilkan paviliun-paviliun seluruh provinsi yang ada di Arab Saudi, yang menampilkan arsitektur bangunan, kuliner, pakaian tradisional, permainan tradisional, seni budaya setiap provinsi. Ditambah dengan seminar, pentas puisi, folklor, lomba balap onta, lomba balap kuda, opera, pasar tradisional, galeri foto dan manuskrip, dan sebagainya.

Sebagai contoh dalam mempertahankan seni dan budaya, Janadriyah kerap menjadi destinasi wisata studi para pelajar dari berbagai sekolah di Arab Saudi, khususnya Kota Riyadh.



Pemerintah Arab Saudi mendaftarkan Festival Janadriyah untuk masuk ke dalam ‘Daftar Warisan Dunia tak Benda UNESCO’, setelah sebelumnya Arab Saudi memiliki seni dan budaya di dalam daftar ini seperti Al Ardah, Al Mizmar, Al Qatt Al Asiri serta Berburu dengan Elang (dengan sejumlah negara), Al-Majlis dan Kopi Arab (bersama dengan Persatuan Emirat Arab, Oman dan Qatar).

Sejak Janadriyah ke-23 tahun 2008, Arab Saudi mengundang Negara Sahabat untuk menjadi Tamu Kehormatan yaitu Turki, selanjutnya secara berurutan Rusia (24), Prancis (25), Jepang (26), Korea Selatan (27), Republik Rakyat Tiongkok (28), Persatuan Emirat Arab (29), Jerman (30), Mesir (31) dan India (32). Indonesia terpilih menjadi tamu kehormatan Festival Janadriyah ke-33 tahun 1440/(2018-2019) yang akan berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 20 Desember 2018 yang akan datang.
Festival Lomba Kreativitas Sekolah Indonesia Luar Negeri 2018
24 Oct : 07:54  by Administrator

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyelenggarakan Festival Lomba dan Kreativitas Siswa Sekolah Indonesia Luar Negeri (Floks Siln) 2018.


Floks Siln bertema "Raih Prestasi, Junjung Tinggi Budi Pekerti" tahun ini digelar di dua tempat, yaitu Balai Nusantara Wisma Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah dan Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ). Acara dibuka secara resmi oleh Acting Konsul Jenderal RI Jeddah, Safaat Ghofur, Rabu, 3 Oktober pada pukul 20:00 waktu Arab Saudi.


Acara pembukaan dihadiri tak kurang dari 300 tamu undangan yang terdiri dari homestaff KJRI Jeddah, para guru dari SIJ, Sekolah Indonesia Makkah (SIM) dan Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), perwakilan Komite Sekolah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit KJRI Jeddah, Zulfah Nahdliyati Saripudin, bersama anggota dan sejumlah tokoh masyarakat.


Dalam sambutannya, Safaat Ghofur berharap agar FLOKS berperan dalam membentuk karakter siswa.

"Kita sering melihat bangsa-bangsa yang bisa maju adalah bangsa-bangsa yang memiliki karakter dan bisa mengembangkan karakternya. Dan kita melihat bagaimana bangsa-bangsa yang hancur karena tidak dapat meningkatkan karakternya," ucap Safaat dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (04/10/2018).


Senada dengan Acting Konjen RI, Atdikbud KBRI Riyadh, Achmad Ubaedillah, menegaskan bahwa FLOKS bukan sekedar ajang bertanding dan berkompetisi, melainkan sebagai salah satu media untuk mengolah rasa, pikir dan gerak.

Dia berharap melalui gelaran FLOKS, para peserta bisa menumbuhkan spirit kerja sama, sportivitas dan sikap kesatria.


"Menjadi juara itu penting, tetapi membentuk karakter bangsa itu jauh lebih penting," ucap Ubaedillah.


Sebanyak 168 peserta yang berasal dari SIJ, SIM dan SIR dari tingkat SD hingga SMA ikut berkompetisi dalam ajang asah minat dan bakat dan kreativitas siswa antar sekolah Indonesia Luar Negeri se-Arab Saudi yang berlangsung dari 3–5 Oktober.


Sebanyak 17 cabang dipertandingkan, meliputi lomba mengasah otak dan rasa (olimpiade sains, IPS, bahasa dan kesenian), spiritual (tahfiz Quran) dan raga (olahraga futsal dan tenis meja).


Acara pembukaan dimeriahkan oleh pertunjukan tarian tradisional, penampilan grup musik angklung dan aktraksi pencak silat yang dibawakan oleh siswa-siswa SIJ.
Menristekdikti Dorong Anak TKI di Luar Negeri Kuliah ke Perguruan Tinggi
29 Aug : 06:28  by Administrator
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi, Senin (27/8).

Dalam kunjungan ini, Nasir didampingi Konsul Jenderal KBRI Jeddah M. Hery Saripuddin dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh untuk Kerajaan Arab Saudi Achmad Ubaidillah berkesempatan berdialog dengan guru, siswa, mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Jeddah.

Dialog ini juga diikuti melalui video conference oleh Sekjen Kemdikbud Ainun Na’im, Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo, Direktur Pembelajaran Paristiyanti Nurwardani, Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Nada Marsudi, dan jajaran KBRI Arab Saudi, dan jajaran Kemristekdikti.

Dalam sambutannya, Nasir mengingatkan masyarakat Indonesia di luar negeri terutama Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilannya agar dapat menjadi tenaga kerja yang terampil sehingga dapat bersaing di era Revolusi Industri 4.0. "Dengan memperoleh pendidikan tinggi yang lebih baik, tenaga kerja Indonesia tidak lagi menjadi tenaga kerja unskilled tapi skilled worker, gaji yang diterima para Tenaga Kerja Indonesia juga akan jauh lebih baik," kata Nasir berdasarkan siaran pers, Selasa (28/8).

Untuk itu, Nasir mendorong putra-putri TKI di Jeddah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi. Nasir mengatakan, anak-anak Indonesia lulusan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dapat mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) di Indonesia dari negara masing-masing, tanpa harus tes langsung di Indonesia.

Dijelaskan dia, Kemristekdikti besama panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah membuat inovasi Ujian SBMPTN berbasis android dan akan terus disempurnakan untuk membuat ujian masuk PTN menjadi efektif dan efisien. "Harapan ke depannya anak-anak ini dapat mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi dari mana saja. Saya sudah meminta Sekjen Kemristekdikti untuk mengomunikasikan kepanitia SBMPTN dan SNMPTN. Tentu ini akan dapat menekan biaya, jauh lebih efisien dan hemat,” terang Nasir.

Mantan rektor Univeristas Diponegoro (Undip) ini mengatakan, bagi anak-anak yang kesulitan secara ekonomi untuk berkuliah, pemerintah akan memberikan beasiswa, antara lain program Bidikmisi yang memang dikhususkan bagi siswa miskin berprestasi.

Sementara Konsul Jenderal Indonesia untuk Jeddah M. Hery Saripuddin mengungkapkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) berupaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat Indonesia di Jeddah dalam segala aspek, termasuk pendidikan.

KJRI telah bekerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Indonesia, sebagai implementasi keseriusan pemerintah Indonesia dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak WNI di Jeddah. "Kami berprinsip tidak membedakan anak-anak Indonesia dari latar belakang mana pun. Kami mengupayakan akses pendidikan bagi seluruh anak-anak WNI di Jeddah yang lulus dari Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ). Sebagai implementasinya, kami telah bekerja sama dengan tiga universitas di Indonesia, yaitu Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta, dan UIN Malang," ujarnya.

Sekjen Kemristekdikti Ainun Na’im mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Panitia SMPTN mengenai pelaksanaan seleksi masuk PTN bagi putra-putri Indonesia di luar negeri. Pemerintah menyediakan Pusat Layanan Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri bisa dilaksanakan mulai tahun depan, dan tes dapat dilakukan beberapa kali.

http://www.beritasatu.com/satu/507464-menristekdikti-dorong-anak-tki-di-luar-negeri-kuliah-ke-perguruan-tinggi.html
Go to page  1 2 3 4 5 6
Peluang
Kegiatan
Ikuti Kami
Statistik Pengunjung
Flag Counter
Tautan Afiliasi