Galeri
Kunjungan ke Idarah Taklim makkah di KSA 2018

Peninjauan pelaksanaan UNBK SILN di KSA 2018

kegiatan Atdikbud bersama Mhasiswa 2018

Kunjungan Atdikbud ke Kementerian Pendidikan Arab Saudi 2018

Ujian Paket C 2016

Universitas Terbuka Riyadh

Gamelan Show Kyai Ahmad

Upacara Hari Pahlawan di SIR

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015

Gamelan Kyai Ahmad kembali ditabuh oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan
Siswa Indonesia Riyadh Meriahkan International Day 2018 di King Faisal School
04 Apr : 14:02  by Administrator


Siswa Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) ikut memeriahkan acara International day yang dilaksanakan oleh King Faisal School Riyadh, Selasa 3 April 2018. Pada acara tahunan itu sejumlah utusan perwakilan negarasahabat turut hadir dengan menampilkan seni budaya dan kuliner masing-masing. Pameran yang digelar oleh siswa KFS tersebut diikuti sebanyak 15 kedutaan Asing, selain tuan rumah Saudi Arabia. Kali ini KBRI Riyadh diwakili SIR yang mengusung tema Batik Indonesia.






Selain penampilkan tarian Gandrang Bulo dari Sulawesi Selatan, pada acara khusus siswa sekolah ini dipamerkan barang- barang seni budaya Indonesia seperti Patung Bali, Boneka Baju Adat Indonesia dari Kalimantan dan lainnya. Acara semakin semarak saat kuliner Indonesia, seperti Onde-Onde, Kue Talam, Kue Sus, Kue Kroket dan lainnya dihidangkan dan dinikmati penonton yang memadati gedung pertunjukkan. Tak lupa sejumlah leaflet dan buklet pariwisata Indonesia turut ditampilkan di booth Indonesia.




Antusiasme pengunjung begitu tinggi saat pertunjukkan tari Gandrang Bulo di mainkan oleh siswa SIR. Tarian ini merupakan gabungan antara keceriaan dan kerukunan masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan. Persembahan tari ini semakin apik saat ia dikolaburasikan dengan jenis tarian serupa yaitu rampak Gendang Jawa Baratdan gerakan dinamis Tari Bali.



Hadir pada perhelatan budaya dan kuliner sekolah ini Wakil Kepala Perwakilan (Wakepri) Dicky Yunus dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Riyadh Achmad Ubaedillah. Di dampingi Kepala Sekolah Indonesia Riyadh Abdullah Syifa keduanya berkesempatan mengunjungi dan mencicipi sajian kuliner di stand Indonesia. Kehadiran Wakepri merupakan bentuk dukungan dan apresiasi KBRI terhadap semangat dan kreasi siswa dan para guru SIR dalam memeriahkan acara tersebut. Dicky menyatakan, “event-event kebudayaan dan kuliner seperti ini sangat baik untuk diikuti oleh para siswa Indonesia di SILN sebagai ajang menambah kawan dan meningkatkan kualitas persahabatan antara berbagai negara, khususnya antara Indonesia dan Saudi Arabia.” Kegiatan ini, tegas Dicky, sangat berkontribusi besar bagi misi yang diemban pimpinan KBRI Riyadh sebagai penggagas poros Saunesia (Saudi-Indonesia).


Juara ke Tiga



Pada acara ini stand Indonesia banyak mendapat apresiasi dari penonton. Gerak dan musik tarian daerah yang dinamis dinikmati oleh hadirin yang mayoritas para guru dan siswa tuan rumah maupun perwakilan sejumlah sekolah asing di Riyadh. Sejumlah pertanyaan tentang Indonesia banyak dilontarkan pengunjung, dan di jawab dengan cekatan oleh siswa SIR yang menjaga stand Indonesia. Kali ini Indonesia menempati peringkat ke 3, setelah Palestina dan tuan rumah Saudi Arabia. “Bukan juaranya, yang utama adalah partisipasi para siswa dan guru sebagai duta budaya Indonesia di Saudi Arabia,” tegas Atdikbud Riyadh menyemangati. Semaraknya acara ini, lanjut Atdikbud, tidak lepas dari dukungan pihak Pensosbud KBRI Riyadh yang menyediakan sejumlah brosur “Wonderful Indonesia” dan PT. Indofood yang menyumbangkan beberapa produk unggulannya.




Untuk tampil di acara bergengsi ini persiapan dilakukan oleh pihak SIR dan di dukung oleh kantor Atdikbud Riyadh. Setelah festival bergengsi Janadriyah beberapa minggu lalu, kantor Atdikbud banyak mendapatkan undangan untuk berpartisipasi di perhelatan budaya di Saudi Arabia. Menurut Abdullah Syifa, sebagai ajang promosi budaya Indonesia di Saudi, pihak SIR selalu mendukung kegiatan tersebut sebagai kesempatan emas bagi para siswa untuk tampil di muka publik. Kesuksesan SIR pada acara ini tidak lepas dari dukungan para guru, khususnya guru seni budaya. “Kami bangga menjadikan para siswa kami sebagai duta budaya Indonesia di Saudi Arabia”, tukas guru Seni Budaya SIR, Yati Sumiyati dan Mursimin, bangga.

Peluang
Kegiatan
Ikuti Kami
Statistik Pengunjung
Flag Counter
Tautan Afiliasi