Galeri
Kunjungan Atdikbud ke Kementerian Pendidikan Arab Saudi 2018

RESEPSI DIPLOMATIK KBRI RIYADH 2016

RKA Bali 2016

Ujian Paket C 2016

Pramuka Indonesia

Universitas Terbuka Riyadh

Gamelan Show Kyai Ahmad

Upacara Hari Pahlawan di SIR


Resepsi Diplomatik Peringatan 70 Tahun Kemerdekaan RI

Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015

Gamelan Kyai Ahmad kembali ditabuh oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan

GALERI sebelumnya

Peringatan 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia di KBRI Riyadh
Atase Pendidikan
Pendidikan merupakan kata kunci kemajuan sebuah bangsa, karakter sebuah bangsa tercermin dari tingkat pendidikan warga negaranya. Pendidikan tidak hanya sebuah proses pewarisan pengetahuan dari satu generasi ke generasi, lebih dari itu ia juga mencakup sebuah usaha untuk menstimulasi proses kreatif pengembangan pengetahuan yang up to date dengan kebutuhan tiap zaman yang kelak juga akan diwariskan ke generasi mendatang.

Peran Kedutaan Besar Republik Indonesia terhadap Pendidikan

Penyelenggaraan pendidikan pada kenyataannya tidak cukup dipenuhi di dalam negeri saja, kerjasama dengan penyelenggara pendidikan di luar negeri mutlak diperlukan. Ada proses transfer ilmu pengetahuan, sekaligus mencapai misi-misi diplomatik yang pada akhirnya bisa meningkatkan kewibaan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu adanya Atase Pendidikan di setiap Kedutaan Besar Republik Indonesia mutlak diperlukan. Atase pendidikan memegang peranan strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah Indonesia di luar negeri dalam misi pendidikan dan kebudayaan. Pada tataran teknis, disamping tercapainya kerjasama bilateral dibidang pendidikan, atase pendidikan juga mepunyai peranan besar dalam membantu mahasiswa yang sedang menempuh studi di Negara bersangkutan, sekaligus juga berperan besar bagi terciptanya layanan pendidikan yang umumnya bernaung di bawah Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN).

Tugas dan Wewenang Atase Pendidikan dan Kebudayaan

Atase pendidikan KBRI Riyadh mengkoordinasikan proses pendidikan bagi mahasiswa Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Saudi Arabia seperti King Saud University, Islamic University of al-Madinah al-Munawarah, Imam Muhammad ibn Saud Islamic University, King Abdullah University for Science and Technology, King Abdullah University, King Fahd University of Petroleum and Minerals, Umm Al-Qura University dll. Juga mengkoordinasikan penyelenggaraan Universitas Terbuka (UT) dan beberapa Sekolah Indonesia di Luar Negeri, seperti Sekolah Indonesia Riyadh, Sekolah Indonesia Mekkah, dan Sekolah Indonesia Jeddah.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Saat Ini

Atase Pendidikan KBRI Riyadh sekarang ini di pimpin oleh Achmad Ubaedillah, MA., Ph.D (periode 2018-2020).



Achmad Ubaedillah, MA., Ph.D adalah Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) “Syarif Hidayatullah” Jakarta, Direktur Indonesian Center for Civic Education (ICCE) UIN “Syarif Hidayatullah” Jakarta dan Peneliti Center for Teaching-Learning Development (CTLD), UIN “Syarif Hidayatullah”, Jakarta. Lahir di Tangerang pada 3 Agustus 1967. Ia merupakan alumnus Fakultas Ushuluddin, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jakarta. Meraih gelar Master, International Affair, Kajian Asia Tenggara, Ohio University, USA. dan gelar Doktor bidang Sejarah Islam Asia Tenggara, University of Hawaii, at Manoa, Honolulu, USA. Selain dikenal sebagai fasilitator Wawasan Kebangsaan dan dosen di beberapa kampus di Jakarta, ia juga menulis buku yang berjudul “Pancasila, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia" dan sejumlah artikel tentang Islam dan Civic Education, diantaranya "The Rise of the Khalwatiyah Samman Sufi Order in South Sulawesi: Encountering the Local, Escaping the Global”, Studia Islamika, Vol. 24, No. 2 (2017).
Peluang
Kegiatan
Ikuti Kami
Statistik Pengunjung
Flag Counter
Tautan Afiliasi